Diam
Kepandaianku mendengar tak sejalan dengan kemampuanku ‘berbicara’. Silahkan kalian beradu mulut, karena aku akan tetap diam. Bukan karena tak paham. Hanya saja otak dan mulutku sulit disinkronkan. Aku akan terlihat bodoh jika bicara. Pernah aku mencoba tapi malah ditertawakan. Ternyata kalian tak paham. Biarlah aku tenggelam dalam keheningan, biarkan aku membaca kalian. Tapi ijinkan aku untuk sekedar…..diam.
About this entry
You’re currently reading “Diam,” an entry on GoodTime BadTime
- Published:
- Saturday, June 21, 2008 / 11:24 am
- Category:
- Uncategorized


8 Comments
Jump to comment form | comment rss [?] | trackback uri [?]