Akhirnya

November 9, 2008

Dan arsip lama pun kembali dibuka. Kali ini tak sebanyak ketika kami menunggu. Mungkin segala komentar kami tak lagi semenjual dulu.

Kini, mereka dielukan bak pahlawan. Disejajarkan dengan mereka yang gugur di medan perang. Huh, Dunia ini sudah gila, atau mungkin Indonesia saja?. Lucu sekali rasanya saat salah seorang pewawancara di TV balik bertanya, apakah masyarakat kita tidak cukup mampu memilah berita dan mecerna maksudnya?. Ah.. sepertinya si mas pewawancara kelamaan di luar negri, jadi ndak paham perkembangan republik kita tercinta ini, yang kalau makan buah sak biji2nya, langsung telen ndak pake ngunyah. Hari ini, media (sekali lagi) begitu berlebihan dan membantu membuat pencitraan yang baik untuk ‘sang pahlawan kesiangan’

Selamat Hari pahlawan


About this entry