Tarot Reading
by Biyung Nana
Berawal dari niat membantu teman teman yang ngebet ingin dibacakan nasibnya lewat tarot, saya yang hanya pernah tahu seorang nama pembaca tarot namun susah dihubungi mulai menyerah. Mungkin memang tidak berjodoh dengannya, sampai suatu acara kantor mempertemukan saya dengan seorang assisten magician. Sayapun iseng menanyakan adakah ia mengenal seorang yang bisa membaca tarot di Bali. Diapun menyebutkan seorang nama, Ifan. Setelah nomornya tercatat saya memberitahukan teman teman yang tertarik. Dan kami pun membuat janji bertemu. Jujur awalnya saya hanya iseng, malah skeptis mengingat penampilan assisten magician yg sangat muda dan funky, saya berasumsi sang tarot reader pastilah masih muda dgn usia tak jauh beda dgn saya dan kemampuan yg hanya rata2.
Terkumpul empat orang termasuk saya sendiri, kami bertemu disuatu tempat di dalam Mall. Ternyata perkiraan saya salah. Mas Ifan adalah seorang yg usianya jauh diatas saya dengan penampilan sederhana.
Konsultasipun dimulai, saya biarkan teman teman saya yang memang berkepentingan untuk maju lebih dahulu. Bukannya saya tak antusias, tapi karena sesungguhnya saya tidak tahu harus bertanya apa pada mas Ifan. Dan sampai giliran saya tiba pun, saya masih bertanya pada diri saya ‘perlu ya?’. Mas Ifan sendiri sudah menjelaskan sebelumnya bahwa dia tidak meramalkan masa depan, tetapi membaca apa hal yang dominan ‘di- attract’ dalam pikiran seseorang dan kemungkinan2 yang terjadi. Entah apakah itu sama saja, tapi toh akhirnya saya duduk disamping mas Ifan yang sedang mengacak kartu tarotnya.
“Mau tanya apa” kata mas Ifan. Saya jawab “ga tahu”.
“Ok, kita mulai dari yang general saja” ia menyuruh saya mengocok kartu tarot itu untuk kemudian dipotong menjadi tiga bagian menggunakan tangan kiri saya. Ia pun bercerita tentang apa yang telah saya lewati, tidak detail tapi tepat sekali. Saya mendengarkan ia bercerita tentang asmara masa lalu, akan datang, pekerjaan dan kemungkinan2 pada beberapa pilihan keputusan. Entah kenapa saya tak terlalu antusias tentang kisah cinta. Tapi saya menerka, mungkin karena saya yakin tanpa ditanyapun kapan datangnya nanti pasti ada. Saya lebih tertarik dengan kemungkinan dari rencana bisnis yang dapat berkembang dan sesuai minat saya. Sesuatu yang menurut prediksi mas Ifan ‘worth to try’. Sesuatu yang jika saya perjuangkan hasilnya bukan hanya untuk diri saya sendiri. Ada satu kartu yang menunjukkan bahwa hasil dari kerja keras itu dapat menjadi sumber penghidupan bagi banyak orang. Ya, saya lebih tertarik dengan kemungkinan itu. Cukup membuat optimis dan yakin dengan pilihan yang selama ini diambil, tinggal seberapa jauh effort saya untuk meraihnya. Karena seberapa kaya dan berhartanya saya nanti seperti dikatakan oleh tarot itu, tetap tak akan terjadi apa-apa jika kemudian yang saya lakukan hanya tidur dan melamun saja. Life is a choice.

hmm .. menarik menyimak pengalaman tarot reading ini,
tapi kenapa kisah cintanya?
kisah cinta sama juga dengan bisnis, perlu diperjuangkan agar terjadi apa yang diharapkan.
salam
Wow….. Busines Minded