Dear Mantan: Stop playing victim!

by Biyung Nana

Entah apa yang ada dipikiran seorang lelaki yang padahal sudah memiliki kekasih tapi masih membahas tentang mantan terakhirnya disalah satu situs sosial media. Ada banyak kemungkinan; antara belum sepenuhnya move on, masih punya perasaan tapi penuh kekecewaan dan lain sebagainya.

Kalau berpikir buruk, bisa saja demi pencitraan karena tak ingin terlihat kesalahan dan kekurangannya. Apalagi jika yang diedarkan justru hal yang semacam ‘playing victim’. Bagus juga sebagai trik untuk mengambil hati sang gadis yg sedang dipacari agar makin yakin, persis seperti saat dulu si lelaki menggunakan trik yg sama pada saya, ‘playing victim’ sebagai korban yang ditelikung temannya.

Bukankah kita sudah memiliki kehidupan masing-masing. Dengan menjatuhkan mantan tidak akan membuat ‘kredit’ kita bertambah.

Saya selalu berusaha menyambung tali silaturahmi meskipun dengan mantan mantan saya, bukan karena masih tersisa rasa, saya sangatlah paham memilah batasan mantan dengan pasangan. Meski saat ini, itu HANYA berlaku bagi mantan yang hubungannya terputus karena kami memang sama-sama memahami bahwa hubungan itu tidak bisa dilanjutkan karena hal-hal yg tentu saja diluar PERSELINGKUHAN.

Semua sudah berlalu, saya juga tak punya urusan lagi dengan mantan yang mulutnya seperti kaleng rombeng. Thank God we’re split. But my deepest regret is sleeping with a drama queen like him. May Allah forgive me and have mercy on me.