Biyung Nana

Good Times, Bad Times

Tag: hujan

Pangsit Goreng Sabar

Sabtu siang dan sedang hujan di luar. Sejumlah makanan melintas dalam pikiran… Aahhh lapar. Basah pekarangan bikin risih, butuh menu yg ‘kering’ dan kriuk. Beranjak dari tempat tidur memeriksa lemari makanan. Tadi pagi sudah sarapan roti tapi sekarang bingung cari makan siang. Eits, ada plecing kangkung buatan ibu, lumayanlah buat pengganjal.

Hujan belum jg reda, padahal sudah berencana. Sejumlah daftar bahan untuk menu cemilan sore mungkin juga untuk makan malam. Sedang tak suka yang instan. Hasrat ingin bergumul di dapur, semoga cuaca kembali ceria karena aku harus belanja.

.
.
.

Udang, kulit pangsit, kornet ayam, daun bawang… Semua sudah siap. Sedikit bantuan ibu membuat jahe cincang.

Aku menumis semua bahan. Sedikit terkena panasnya wajan. Duh… beginilah pemula. Selapis demi selapis kulit pangsit dibuka, diisi untuk segera dipanaskan. Ah cacing perutku sudah tak tahan. Satu persatu pangsit berenang di penggorengan. Sementara cacingku sudah berteriak kelaparan…  Aku bilang ‘sabar’ nanti saja kalo semua sudah matang.

sepi

Hujan datang
Petir bersahutan
Kilatan cahaya menghentak
Ada nurani yg sepi
Riuh gemuruhmu tak cukup meramaikan

Kututup mataku
Tak ingin kulihat silau itu
Kututup telingaku
Tak ingin kudengar geramanmu
Kututup hatiku…

Satu satu
Kubenamkan pilu
Diantara sepi
menyendiri

Dan kututup hatiku…

Hujan

Sepertinya udara berbeda hari ini. Dingin, mendung, tanah tanah basah oleh gerimis tadi pagi. Angin berhembus nyaris pelan, tak setergesa ketika malam. yang tampak dedaunan hijau menari mengibaskan sisa sisa air hujan. Padahal hujan hanya sekejap datang, tapi rasa itu seharian menggenang. Ada ketenangan, aku seperti terbang. melintasi waktu yang bahkan aku lupa itu masa yang mana . Hanya tersadar seperti pernah melewati semua.

Ah mungkin ini hanya karena hujan… 

 falling rain

 

 

 

 

 

 

 

 

  

 

 

 

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 117 other followers